Kungfu Bajiquan ( Delapan Mata Angin)

Awal Mula di Indonesia

Tahun 90-an muncul komik manga Jepang yang berjudul Kenji. Komik ini bercerita tentang seorang anak bernama Kenji Goh yang akrab dengan Kakeknya yang belajar Kungfu Baji yang disebut Delapan Mata Angin dalam bahasa Indonesia-nya di komik tersebut. Kemudian dalam pencariannya akan Kakek-nya Kenji melanglang buana ke Tiongkok dan mempelajari berbagai macam jenis Kungfu dan Taichi termasuk memperdalam Kungfu Kungfu Baji Delapan Mata Angin. Komik ini sangat populer pada masanya, menyebabkan orang-orang kecanduan Baji Kungfu di Jakarta khususnya bagi anak-anak seusia saya.

Lalu di komik ini juga bercerita tentang tokoh-tokoh besar dan berpengaruh dalam Kungfu Baji Delapan Mata Angin, GM Wu Zhong sebagai pencetus Kungfu Baji dan GM Li Shuwen seorang Jagoan Kungfu Baji yang terkenal dengan keahliannya sepanjang masa. Dijuluki God of Spear (Dewa Tombak).

Grandmaster Wu Zhong orang pertama yang mempopulerkan Kungfu Baji Delapan Mata Angin
Grandmaster Wu Zhong orang pertama yang mempopulerkan Kungfu Baji Delapan Mata Angin

 

GM Li Shuwen dewa tombak
GM Li Shuwen dewa tombak
GM Li Shuwen (kiri) Dewa Tombak Kungfu Baji
GM Li Shuwen (kiri) Dewa Tombak Kungfu Baji

Awal perjalanan saya berawal dari komik sini, sampai kenal guru saya 1998, dan sampai sekarang saya masih belajar dengan beliau dan meneruskan ke Kakek guru kami di Qin Huang Dao. Karenanya terus belajar, memperdalam sejauh mana saya mampu mengejarnya selama nafas masih ada.

Potongan scene Komik Kenji edisi bahasa Inggris Vol. 3
Potongan scene Komik Kenji edisi bahasa Inggris Vol. 3

Kemunculan Kembali

Tahun 2013 Kungfu Baji Delapan Mata Angin muncul kembali di hadapan publik. Namun rasanya kurang greget, tertutup popularitas Wingchun yang cukup dominan di film yang sama. Selain itu Wingchun sudah terlalu populer sejak didongkrak oleh film Ip Man yang dibintangi Donnie Yen.

Film ini berjudul The Grandmaster tokoh Baji dibintangi Aktor mandarin Chang Chen yang belajar di bawah bimbingan GM Wang Shi Qian. Chang Chen berperan sebagai Karakter Razor, seorang pendekar Kungfu Baji. Paling tidak film ini sedikit memberikan gambaran kedashyatan dan kebrutalan Kungfu Baji.

Aliran Zhang

Kungfu Baji Delapan Mata Angin Aliran Zhang berawal dari GM Zhang Keming yang dalam sejarah perkembangannya juga merupakan guru dari GM Li Shuwen. Kemudian GM Zhang Keming memiliki beberapa anak, GM Zhang Jixing juga merupakan salah satu tokoh yang populer dan banyak menghasilkan praktisi handal dari Kungfu Baji.

 

GM Zhang Jixing Kungfu Baji aliran Zhang
GM Zhang Jixing Kungfu Baji aliran Zhang

Aliran Zhang kami melalui GM Wei Hongbin dan Wei Hong en dari aliran Zhang jalur Zhang Yuheng. Zhang Yu heng adalah cucu dari GM Zhang Keming yang kisah lengkapnya bisa dilihat di sini.

Melalui Mentor saya yang juga senior saya Shi Xiong Hengky selama beberapa tahun. Lalu mengajar secara tertutup dalam grup kecil, sejak itu pertama kalinya Kungfu Baji Aliran Zhang resmi diajarkan kepada publik yang kemudian dikenalkan kepada masyarakat lebih umum melalui Perguruan Energi Alam Semesta sejak Tahun 2013.

 

Makna Bajiquan Secara Bahasa dan Prinsip

Bajiquan, secara penyebutannya Pa-Ci-Cyen. Bajiquan 八极拳 bermakna “Delapan Pilar” atau “Delapan Arah”, kemudian diterjemahkan ke bahasa Indonesia melalui perkenalannya di komik Kenji dengan nama “Delapan Mata Angin”.

Pada satu kesempatan, saat makan malam dengan Shifu berbicara tentang makna Kungfu Baji. Baji memiliki makna 8 ekstrim, 8 pillar atau 8 hal tertinggi… 8 greatness. Terkadang orang mengartikan “Ledakan ke delapan arah”…. Angka 8 dalam filosofi Tiongkok sering diasosiasikan ke “arah” yang maknanya 8 mata angin, maknanya “kemana-mana”.

Makna ? sama seperti di Taichi, yaitu paling tinggi, tingkatan tertinggi. Tingkatan paling, ter- pokoknya yang wah-wah lah!

Jadi kungfu Baji bermakna secara filosofis, adalah Kungfu yang secara mentalitas membentuk karakter praktisinya menjadi terbaik dalam segala hal, mengoptimalkan segala kemampuan dan dayanya secara maksimal. Diaplikasikan dimana pun, dalam kehidupan apalagi beladiri.

Membentuk karakter yang optimis, terus berkembang dan berjalan menuju kesempurnaannya (walau sempurna itu gak mungkin, tapi berusaha menuju ke sana). Kungfu Baji, tidak mengenal menghindar, mundur, atau mengelak, atau menangkis…Shifu dan Shiye bilang, “hanya maju dan maju”. Jadi diharapkan saat kita melangkah dalam mengerjakan sesuatu, pantang mundur, dg segenap upaya dan tenaga menyelesaikannya menjadi suatu kesempurnaan.

Kalau sifatnya yang memaksa, mendorong seseorang itu menyempurnakan segala aspek hal yang dikerjakannya. Kungfu Baji menurut beliau juga bersifat dinamis, TIDAK saklek, statis, dan kolot terhadap penyesuaian jaman, tantangan dan pertanyaan / permasalahan yang kian berkembang.

Kungfu ini, selalu berkembang, mengikuti pembawanya. Bergerak bersama pembawanya, mengikuti pola-pola kita, sampai kita menemukan sendiri dengan bentuk praktisinya. DINAMIS bentuk bisa berubah, namun prinsip dan filosofi yang dikandungnya sama.

 

Dalam satu kesempatan Shifu bilang, “Baji bisa dibawa dalam kehidupan kamu. Dengan membawanya dalam kehidupan, kamu dipaksa menjadi sempurna dengan apa yang kamu jalani. Ga ada mundur, hanya maju dan maju. Bisa diaplikasikan dalam pekerjaan, bersosialisasi, menghadapi orang tidak hanya dalam urusan berkelahi dan beladiri”

Beliau lanjut ….

“Itu makna dan filosofi sejati Kungfu Baji, menjadi sempurna dalam segala hal. Dinamis, mengembangkan diri ke segala hal dan kemana pun”.

Sistem dalam Kungfu Bajiquan

Saat menunggu Shifu latihan di Tianjin tahun 2017
Saat menunggu Shifu latihan di Tianjin tahun 2017

Dalam sistem Kungfu Baji Delapan Mata Angin (Selanjutnya kita sebut Bajiquan saja), sebenarnya tidak banyak jurus atau bentuk seperti sekarang dijumpai. Banyak praktisi Bajiquan awal, yang sebelumnya berlatih beladiri lainnya, membawa banyak Teknik-Teknik beladiri terdahulunya ke dalam Bajiquan  yang ia pelajari. Teknik-Teknik umum biasanya (tidak termasuk Teknik menggunakan senjata): Jinkang Bashi (latihan delapan emas), Baji Xiao Jia (Bajiquan bentuk kecil), Bajiquan (Bajiquan bentuk besar kadang disebut “Dajia atau Danda”), Baji Duijia / Duida (latihan berpasangan), dan Liu Da Kai (enam pembukaan besar).

Beberapa set yang sifatnya dilatih secara tertutup dan tidak dipertontonkan ke publik, diajarkan kepada anggota yang sudah sampai tahap tertentu. Kuada Bashi (delapan hantaman Kua), Rou Fa / Ruan Bajiquan (bentuk halus), dan teknik generating power Qiang (tombak), dan jurus tombak. Set ini cukup sulit, dan pembelajarannya cukup lama. Latihan akan diulang lagi dari awal, dan memasukan unsur internal yang dilatih pada gerakan-gerakan yang dilakukan sebenarnya.

 

Perkembangan Kungfu Baji di Masa Kini

Dalam beberapa dekade terakhir, kebanyakan pada masa pemerintahan Republik Rakyat Cina, banyak praktisi Bajiquan diangkat sebagai pengawal pejabat pemerintahan. Mungkin banyak yang bertanya apakah hal yang menjadikannya istimewa. Teknik Bajiquan  sangat efektif dan karenanya Teknik-Teknik itu merupakan Teknik yang sangat utama dalam sistem ini. Semua Teknik Bajiquan  sangat sederhana, lurus ke depan dan rapat. Bajiquan  memiliki Teknik kuncian, seorang praktisi Bajiquan dalam sesaat dapat mematahkan lengan lawan dengan hanya menyentuh lengannya dan secara tiba-tiba mengejutkan seluruh tubuh lawannya.

Tujuan utama dari latihan Kungfu Baji Delapan Mata Angin adalah untuk mengembangkan daya hantam sesaat. Setelah menguasai Teknik ini, beberapa teknik yang sangat efisien dapat dilakukan atau diimplementasikan. Karenanya Teknik pengerahan tenaga ini merupakan hal paling mendasar dalam sistem Bajiquan. Tanpa kekuatan ini, teknik Bajiquan tidak berbeda (atau bahkan lebih buruk) dari beladiri lainnya. Kekuatan yang sangat keras dan tajam dilepaskan. Dikatakan seorang pendekar Bajiquan yang sangat ahli dapat menggeser peluru senapan dari jarak dekat secara (tingkat ini sangat tidak biasa, jadi jangan pernah melakukan hal ini). Seperti kebanyakan Kung Fu lain, Bajiquan adalah sebuah sistem yang kompleks. Berdasarkan Teknik intinya, banyak teknik dikembangkan seperti menusuk, bantingan, dan melempar.

Untuk transfer materi sampai selesai saja, membutuhkan waktu tiga sampai lima tahun itu pun kalau rajin latihan. Setelahnya bukan berarti selesai latihan, anda masih harus memperdalamnya seumur hidup. Setajam apa keahlian anda, sejauh itu sejauh apa anda melatih semua pelajaran yang telah diberikan. Ungkapan yang diajarkan oleh seorang Paman yang juga sahabat saya ….

Mengetahui adalah satu hal ….
Mengerti adalah satu hal ….
Bisa melakukannya adalah satu hal ….
Melatihnya adalah satu hal ….
Menguasainya adalah hal yang berbeda lagi ….

Latihan aplikasi Baji Xiao Jia
Latihan aplikasi Baji Xiao Jia


Jadi tidak langsung tahu, otomatis langsung mengerti, tidak otomatis bisa melakukannya, melatihnya sendiri, bahkan langsung menguasainya.

Kurikulum Umum

Menunggu Shifu dan Shi Xiong di taman Qin Huang Dao 2018
Menunggu Shifu dan Shi Xiong di taman Qin Huang Dao tahun 2018

Kungfu Baji Delapan Mata Angin secara garis besar dibagi dengan tiga tahap latihan yaitu tahap awal, menengah, dan tahap lanjut. Tahapan ini bukan standar secara umum, karena pada dasarnya pelatihan dilakukan secara head-to-head karena kami awalnya adalah grup kecil yang memiliki konsep tradisional yang mirip satu keluarga. Berikut kurikulum yang digunakan di PEAS :

          1. Tahap Awal
            Pada tahap ini mencakup latihan-latihan dasar untuk body conditioning dan teknik dasar. Body conditioning meliputi:

            • Sikap dasar Zhan Zhuang
            • Latihan Fundamental
            • Latihan Jin gang Bashi (8 Penempaan Dasar)
          2. Tahap Menengah
            • Bajiquan Xiao jia (Bentuk kecil), latihan bentuk, generating power, dan aplikasinya
          3. Tahap Lanjut
            • Diajarkan Bajiquan Da jia (Bentuk Besar) beserta aplikasinya dan Teknik Da Qiang (Tombak besar). Setelah belajar Tombak Besar akan diajarkan sparring menggunakan tombak secara terstruktur. Ditahap ini juga diajarkan dasar-dasar Sparring

       

       

      Latihan di Qin Huang Dao bersama Shifu dan Shi Xiong
      Latihan di Qin Huang Dao bersama Shifu dan Shi Xiong

      Untuk semua tahapan diajarkan Push-hands ( Tuishou ) secara bertahap. Latihan tingkat lanjut, pendalaman tidak dapat ditentukan karena sifatnya lebih individual.

      Total masa latihan yang ditempuh siswa adalah sekitar 2,5 s/d 3 Tahun sampai tahap menengah, sampai selesai 5-6 tahun. Tergantung pencapaian dan penguasaan teknik sampai dinyatakan bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya.

      Latihan Kalas Baji Malam
      Latihan Kelas Baji Malam

      #kungfu #wingchunkungfu #kungfufighting #kungfulife #kungfumaster#kungfuschool #kungfustyle #kungfushaolin #kungfufighter #kungfutraining#kungfusansoo #kungfuwushu #kungfuindonesia #kungfusanda#kungfuclass #kungfuwingchun #kungfujakarta #bajiquan#bajiquanindonesia #bajiquanjakarta #kungfujkt #peasindonesia