Prestasi

Sejak awal berdirinya PEAS telah banyak prestasi yang diukir. Baik dalam bidang Push Hands ataupun ketangkasan jurus baik Taichi atau pun Kungfu Baji. Ke depannya kami akan senantiasa terus berkarya, bersinergi dan berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang memajukan beladiri nasional khususnya Kungfu dan Taichi.

Diantara prestasi yang pernah diraih adalah sebagai berikut:

2014

Meraih 1 medali perak, 5 medali perunggu dalam Open Tournament Push-hands ATNI. Saat itu persiapan hanya dua bulan, dan dengan materi pelajaran push-hands ala kadarnya. Untuk pertama kalinya sejak berdiri PEAS mengikuti Turnamen terbuka

Medali Perak Turnamen Push Hands ASTI Jaya
Medali Perak Turnamen Push Hands ASTI Jaya
Medali Perunggu Turnamen Push Hands ASTI Jaya
Medali Perunggu Turnamen Push Hands ASTI Jaya

2015

Pada tahun ini sepi dengan event Turnamen. Sehingga kami tidak mengikuti turnamen apapun. Namun demikian pada Tahun ini PEAS diberikan kesempatan muncul ke beberapa event di antaranya Talkshow bersama IDI “Taichi dan Osteoarthritis”, Narasumber hari kesehatan sedunia di D’Terong Show Indosiar, Narasumber Metrotv B-health

https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20151103221105-255-89288/olahraga-pencegah-nyeri-sendi-berbahaya

2016

Tahun ini PEAS berkesempatan diliput MNCLife dalam acara Community

Meraih medali 2 perak dan 2 perunggu di Open Tournament Push-hands Candranaya

2017

Meraih medali 1 emas push hands dan 1 perak Taolu di Turnament Asosiasi Kungfu Tradisional Indonesia (AKTI). Ini adalah pertama kalinya PEAS mengikuti pertandingan Taolu dengan membawa Kungfu Baji, sekaligus memperkenalnya ke publik.

Medali EmasTurnamen Push Hands AKTI
Medali Perak Turnamen Push Hands AKTI
Medali Perak Turnamen Push Hands AKTI

Meraih medali 1 emas, 2 perak dan 1 perunggu di Open Tournament Push-hands Candranaya. Ini pertama kalinya PEAS memenangkan medali emas putri di ajang ini.

2018

Meraih medali 1 emas di nomor Sparring dan juara harapan di Push Hands di Turnamen Federasi Kungfu Indonesia (FKFI). PEAS Juga berturut serta menjadi bagia panitia penjurian dan Wasit pada nomor Taolu dan Push Hands.

PEAS Pada tahun ini mendapat kesempatan diliput oleh TransTV dalam acara Mamaku Hits bersama Mbak Iis Dahlia

Meraih medali 1 emas, 2 perak dan 1 perunggu di Open Tournament Push-hands Candranaya. Ini pertama kalinya PEAS memenangkan medali emas putra di ajang ini.

 

 

#taichi #taichichuan #taichiqigong #taichichen #taichiforhealth #taijiquan #taichijakarta #taichipalembang #gongfu #kungfu #kung_fu #tai_chi

Workshops

Di PEAS ada dua jenis Pelatihan (di luar program reguler), Workshop Internal dan Eksternal. Workshop Internal adalah kunjungan ke daerah-daerah dimana diadakan acara workshop singkat kepada publik maupun anggota. Tujuan dari Workshop ini adalah pengenalan sistem Bajiquan dan Taichi Chuan di PEAS kepada publik. Kami mengadakan Workshop rutin di beberapa daerah Cabang kami selama beberapa kali dalam setahunnya.

IND_indonesia_map

 

Bandung

Bandung-Minnan

koran-bandung

 

Medan

Medan-together-rez

sumut-post

 

Palembang

PEAS-Palembang

Selain Workshop Internal, PEAS juga secara berkala mengadakan Workshop Eksternal yang mengundang Narasumber dari luar Perguruan, tujuannya adalah membangun dan menambah khazanah wawasan para anggota PEAS dengan mempelajari teknik-teknik beladiri lain yang menunjang perkembangan sistem di PEAS.

07062014233

DSC_71-rez

Push-hands

DSC_0006

 

Push-hands bagi kami adalah suatu permainan, ini adalah dasar dari sparring tingkat lanjut (pukul-pukulan). Push-hands adalah permainan yang relatif aman dibandingkan sparring.

Bebas benturan, intinya hanya dorong dan tarik, menghilangkan keseimbangan satu sama lain. Tidak boleh tendangan pukulan, teknik patahan, dan cekikan.

Push-hands ini berguna sebagai sarana membiasakan diri tenang dan berpikir jernih saat bertarung, karena minim resiko cedera, permainan ini bisa dilakukan dengan tenang dan tergesa-gesa.

Tujuannya adalah mencoba mengaplikasikan hasil latihan dan melatih balance. Karena sifatnya yg aman, Push-hands ini membantu kita berpikir strategis dan jernih menggunakan teknik-teknik yang kita tahu dalam permainan ini guna menggoyahkan posisi lawan.

 

bg_kai_xingzhou_cartoon0

 

Push-hands ini secara internasional dipertandingkan, visi ke depan menjadi salah satu cabang permainan dalam event-event olah raga nasional, seperti Olimpiade, Sea Games, Asian Games, PON, dll.

Sampai saat ini belum ada aturan baku tentang pertandingan Push-hands, namun demikian setiap wilayah memiliki semangat yg sama meng-goal-kan Push-hands ini ke ajang olahraga yang telah disebutkan, mencoba bertukar pikiran menyamakan persepsi dan pada akhirnya membentuk aturan baku standar.

Push-hands pada awalnya adalah latihan berpasangan yang dikenal di beberapa aliran beladiri, di dalam silat pun ada sejenis latihan seperti ini, umumnya disebut tempelan. Tentunya masing-masing dengan tujuan dan caranya sendiri-sendiri. Namun kebelakangan, dalam rangka memasyarakatkan dan maningkatkan minat terhadap beladiri, Push-hands ini berkembang menjadi semacam permainan “semi-sparring” yang menyenangkan bagi tua-muda, wanita-pria.

12120154_446236488918401_7576386334082693142_o

Di Indonesia Push-hands ini telah dipertandingkan secara nasional, antusiasme pun semakin meningkat, kepada khalayak dari segala latar cabang beladiri. Seorang peserta workshop Perguruan Energi Alam Semesta-宇宙混元氣武館, yang baru pertama kali merasakan permainan ini bilang, “wuahhh maen kayak gini, bisa bikin addicted nih. maunya maen terus-terusan!”

Di PEAS kami melatih Push-hands dalam kelas khusus, dan setiap sesi terakhir latihan ada sesi khusus materi dan pertandingan Push-hands. Tentunya sesi ini adalah sesi yg ditunggu-tunggu dan menyenangkan setiap latihan.

 

gallery

 

Beberapa jenis Push-hands dalam pertandingan:

1. Tuishou diam (Fix step / Ding bu)

Tuishou ini terlihat gampang dan sepele, padahal tingkat kesulitannya lebih tinggi yaitu menjaga keseimbangan agar tidak bergeser. Bayangkan anda bertanding di atas tonggak-tonggak seperti di film silat, sedikit anda bergeser makan anda akan jatuh dari tonggak dan kalah.

2. Tuishou bergerak (Moving step / Huo Bu)

Tuishou ini relatif lebih mudah sebenarnya, karena kita dapat bergeser-geser saat keseimbangan terganggu. Hanya saja terkadang melelahkan bagi yang belum terbiasa relaks dan terbiasa menggunakan otot.

 

curriculum

Taichi Chuan

Pendahuluan

Taichi adalah seni bela diri yang kompleks yang sudah cukup lama, banyak juga taichi master yang terkenal. Beberapa sumber membedakan silsilah Taichi secara Legenda dan Historis. Dari sisi legenda Taichi diperkenalkan oleh seorang Tokoh bernama Chan sanfeng. Sedangkan dari sisi historis, Taichi mulai diperkenalkan oleh praktisi Taichi Chen Wangting sekitar 1580 s/d 1660. Dari beliau turun temurun, muncul varian-varian baru aliran keluarga Chen dan aliran-aliran baru lain seperti Yang, Wu, Sun, dst. Kelas Taichi di Jakarta yang kami bina saat ini melatih Taichi aliran Chen bentuk baru.

 

Perform Chen style Taichi di Dingzhou
Perform Chen style Taichi di Dingzhou

Secara garis besar Taichi aliran Chen terbagi dua varian, yaitu bentuk lama (Lao Jia) dan bentuk baru (Xin Jia). Saya sendiri diajarkan bentuk baru oleh guru saya Ko Welly Kwan. Beliau mempelajarinya dari seseorang praktisi Taichi aliran Chen di China secara insidensial. Kemudian mengajarkannya kepada saya dan beberapa sahabat saya pada 1998 akhir di Bandung. Ada beberapa aturan yang HARUS diikuti saat latihan Taichi agar beladiri ini bekerja sesuai tujuannya, ringkasnya sebagai berikut:

  1. Bumi berotasi, berputar mengelilingi matahari (lingkaran besar, kecil)
  2. Mau ke kanan kiri dulu, mau naik turun dulu, dan sebaliknya
  3. Tenaga seperti capung (menyambar sesaat)
  4. Satu bergerak, semua bergerak, satu berhenti semua berhenti
  5. Tiap gerakan adalah kesatuan, dari ujung awal sampai akhir merupakan 1 jurus yg tak terpisahkan
  6. Keras dan lunak harus harmonis
  7. Kosong dan isi, tenaga bersilangan
  8. Tidak terlalu lambat, tidak terlalu cepat
  9. Cepat dan lambat harus jelas
  10. Dari kepala ke ekor lurus
  11. Gerakan tidak terputus, pengenduran harus jelas (sung) di akhir gerakan
  12. Gerakan mencapai posisi terjauh secara alami

Push-hands dan Latihan-latihan Dasar

Sistem pengajaran dilakukan secara beberapa tahap. Untuk tahap awal diajarkan Zhan Zhuang dan latihan-latihan Chikung dasar (nampaknya tercampur dengan Yi ChinChing shaolin). Kemudian berlatih Chan Shi gong untuk beberapa hari. Sekitar beberapa tahun dilatih rangkaian jurus Xin Jia Yilu, pertama kali diajarkan sampai gerakan benar dan lebih banyak menghapal. lama kelamaan mulai diterapkan teori dan konsep tenaga yang dipelajari.

 

Latihan Chan Shi Gong di PEAS Jakarta
Latihan Chan Shi Gong di PEAS Jakarta

Sambil belajar rangkaian jurusnya, dilatih juga dasar-dasar Tui Shou (latihan berpasangan Taichi). Pertama kali diajarkan Tuishou satu tangan untuk mengetahui pola-pola dasarnya:

  1. Menyamping
  2. Menusuk
  3. Menekan

 

Latihan Tuishou / Push-hands di Kelas Taichi Jakarta
Latihan Tuishou / Push-hands di Kelas Taichi Jakarta

 

Kemudian diajarkan dengan dua tangan. Setelah itu diajarkan Tuishou dengan langkah berpola, kemudian Tuishou bebas ke arah mana saja. Kebanyakan orang mengira Tuishou seperti sparring biasa, padahal Tuishou adalah latihan sensitif, merasakan perubahan energi dan tenaga. Mengantisipasi serangan satu pola tenaga dg teknik tertentu. Dalam Taichi dikenal dengan 8 postur utama Peng, Lu, Ji, An, Zhou, Li, Tsai, Kou. Dari kedelapan postur ini dilatih juga teknik melepaskan tenaga.

 

Taichi Aliran Chen Bentuk Baru

Terbagi dalam 2 bagian rangkaian jurus, Xin Jia Yi lu, dan Xin Jia Er lu (Pao Chui). Untuk bagian pertama, terdiri dari 83 jurus kurang lebih. Lebih soft untuk bagian pertama, kadang soft kadang eksplosif. Untuk bagian kedua, kurang lebih 56 jurus, tetapi rangkaiannya lebih pendek, gerakan sangat eksplosif hampir di setiap jurus. Latihan untuk bagian pertama kurang lebih menghabiskan waktu satu tahun untuk menguasainya, untuk bagian kedua agak lebih cepat. Mungkin sekitar 3-6 bulan.

Pada dasarnya tidak ada tingkatan, namun pengajaran asalnya adalah head-to-head antara guru dan murid. Namun di kelas umum Taichi secara garis besar kamu bagi menjadi tiga tingkatan di Perguruan Energi Alam Semesta, yaitu: Tingkat Awal, Tingkat menengah dan Tingkat Lanjut.

  1. Tingkat Awal 
    Berlatih cara berjalan, gerakan-gerakan dasar, 13 jurus awal dari 83 jurus Chen style Taichi seri 1 (Yilu)
  2. Tingkat Menengah
    Melanjutkan jurus Chen style Taichi seri 1 (Yilu) sehingga selesai 83 jurus
  3. Tingkat Lanjut
    Mempelajari Chen style Taichi seri 2 (Erlu), disebut juga Pao Chui, sebanyak 56 jurus. Di fase ini pelatihan berlangsung menggunakan sistem tradisional. Dikarenakan materi inti telah disampaikan semua. Di tingkatan ini mempelajari banyak variasi, seperti jurus pedang, dan jurus turnamen (Form 56). Kemudian juga pendalaman push-hands dan aplikasi.

Total masa latihan yang ditempuh siswa adalah sekitar 3 s/d 4 Tahun. Tergantung pencapaian dan penguasaan teknik sampai dinyatakan bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya. Lebih lanjut, adalah mempelajari jurus pedang. Taichi aliran Chen ini mempunya tenaga yang meledak-ledak. Menggunakan Kuda-kuda rendah, ada cepat ada lambat, keras dan lunak memiliki tempo tertentu.

 

Taichi Aliran Yang Bentuk 103

Saya dikenalkan seorang guru Taichi aliran Yang, yang juga melatih Baguazhang. Orang-orang mengatakan beliau pendekar terkuat di Dingzhou nomor dua. Shifu Li Yung Jun 吕永军. Beliau adalah murid dari GM Song Bin 宋宾 dari Shantung. Termasuk salah seorang dari lima murid utama GM Song Bin.

Bersama Shifu Li Yung jun di Pasar Wang Cong Jie Dingzhou, China
Bersama Shifu Li Yung jun di Pasar Wang Cong Jie Dingzhou, China

Awalnya saya kurang tertarik, tapi Shifu Li menunjukkan saya keunikkan aliran Yang dalam permainan Tuishou-nya. Dan memberi saya sedikit “oleh-oleh”, yang membuat saya datang lagi dan menjadi murid beliau pada tahun berikutnya.

Kalo Chen style itu meledak-ledak fajin-nya, Yang style ini halus sekali. Generating power maupun pola tenaganya agak berbeda walau pun memiliki prinsip yang sama seperti pada umumnya Taichi. Taichi aliran Yang ini belum kami buka untuk umum, tidak tahu kapan dan apakah akan dibuka.

Berikut peragaan Chen Style Taichi Yilu dari tim Taolu kami. Sejak tahun 2018, kami membentuk Tim Taolu yang terdiri dari berbagai usia sebagai pemeraga Jurus di even-even beladiri maupun umum. Begitu juga diajang-ajang pertandingan Kungfu untuk dipertandingan dan menguji hasil latihan mereka.

 

Latihan Chen Style Taichi Yilu di kelas Jakarta
Latihan Chen Style Taichi Yilu di kelas Jakarta

 

#Taichi #Taichichuan #Taichiquan #Taichimaster #Taichisword #Taichiclass #Taichifan #Taichiforhealth #taichijkt #taichijakarta #peasindonesia #taijiquan #tai_chi

Kungfu Bajiquan ( Delapan Mata Angin)

Awal Mula di Indonesia

Tahun 90-an muncul komik manga Jepang yang berjudul Kenji. Komik ini bercerita tentang seorang anak bernama Kenji Goh yang akrab dengan Kakeknya yang belajar Kungfu Baji yang disebut Delapan Mata Angin dalam bahasa Indonesia-nya di komik tersebut. Kemudian dalam pencariannya akan Kakek-nya Kenji melanglang buana ke Tiongkok dan mempelajari berbagai macam jenis Kungfu dan Taichi termasuk memperdalam Kungfu Kungfu Baji Delapan Mata Angin. Komik ini sangat populer pada masanya, menyebabkan orang-orang kecanduan Baji Kungfu di Jakarta khususnya bagi anak-anak seusia saya.

Lalu di komik ini juga bercerita tentang tokoh-tokoh besar dan berpengaruh dalam Kungfu Baji Delapan Mata Angin, GM Wu Zhong sebagai pencetus Kungfu Baji dan GM Li Shuwen seorang Jagoan Kungfu Baji yang terkenal dengan keahliannya sepanjang masa. Dijuluki God of Spear (Dewa Tombak).

Grandmaster Wu Zhong orang pertama yang mempopulerkan Kungfu Baji Delapan Mata Angin
Grandmaster Wu Zhong orang pertama yang mempopulerkan Kungfu Baji Delapan Mata Angin

 

GM Li Shuwen dewa tombak
GM Li Shuwen dewa tombak
GM Li Shuwen (kiri) Dewa Tombak Kungfu Baji
GM Li Shuwen (kiri) Dewa Tombak Kungfu Baji

Awal perjalanan saya berawal dari komik sini, sampai kenal guru saya 1998, dan sampai sekarang saya masih belajar dengan beliau dan meneruskan ke Kakek guru kami di Qin Huang Dao. Karenanya terus belajar, memperdalam sejauh mana saya mampu mengejarnya selama nafas masih ada.

Potongan scene Komik Kenji edisi bahasa Inggris Vol. 3
Potongan scene Komik Kenji edisi bahasa Inggris Vol. 3

Kemunculan Kembali

Tahun 2013 Kungfu Baji Delapan Mata Angin muncul kembali di hadapan publik. Namun rasanya kurang greget, tertutup popularitas Wingchun yang cukup dominan di film yang sama. Selain itu Wingchun sudah terlalu populer sejak didongkrak oleh film Ip Man yang dibintangi Donnie Yen.

Film ini berjudul The Grandmaster tokoh Baji dibintangi Aktor mandarin Chang Chen yang belajar di bawah bimbingan GM Wang Shi Qian. Chang Chen berperan sebagai Karakter Razor, seorang pendekar Kungfu Baji. Paling tidak film ini sedikit memberikan gambaran kedashyatan dan kebrutalan Kungfu Baji.

Aliran Zhang

Kungfu Baji Delapan Mata Angin Aliran Zhang berawal dari GM Zhang Keming yang dalam sejarah perkembangannya juga merupakan guru dari GM Li Shuwen. Kemudian GM Zhang Keming memiliki beberapa anak, GM Zhang Jixing juga merupakan salah satu tokoh yang populer dan banyak menghasilkan praktisi handal dari Kungfu Baji.

 

GM Zhang Jixing Kungfu Baji aliran Zhang
GM Zhang Jixing Kungfu Baji aliran Zhang

Aliran Zhang kami melalui GM Wei Hongbin dan Wei Hong en dari aliran Zhang jalur Zhang Yuheng. Zhang Yu heng adalah cucu dari GM Zhang Keming yang kisah lengkapnya bisa dilihat di sini.

Melalui Mentor saya yang juga senior saya Shi Xiong Hengky selama beberapa tahun. Lalu mengajar secara tertutup dalam grup kecil, sejak itu pertama kalinya Kungfu Baji Aliran Zhang resmi diajarkan kepada publik yang kemudian dikenalkan kepada masyarakat lebih umum melalui Perguruan Energi Alam Semesta sejak Tahun 2013.

 

Makna Bajiquan Secara Bahasa dan Prinsip

Bajiquan, secara penyebutannya Pa-Ci-Cyen. Bajiquan 八极拳 bermakna “Delapan Pilar” atau “Delapan Arah”, kemudian diterjemahkan ke bahasa Indonesia melalui perkenalannya di komik Kenji dengan nama “Delapan Mata Angin”.

Pada satu kesempatan, saat makan malam dengan Shifu berbicara tentang makna Kungfu Baji. Baji memiliki makna 8 ekstrim, 8 pillar atau 8 hal tertinggi… 8 greatness. Terkadang orang mengartikan “Ledakan ke delapan arah”…. Angka 8 dalam filosofi Tiongkok sering diasosiasikan ke “arah” yang maknanya 8 mata angin, maknanya “kemana-mana”.

Makna ? sama seperti di Taichi, yaitu paling tinggi, tingkatan tertinggi. Tingkatan paling, ter- pokoknya yang wah-wah lah!

Jadi kungfu Baji bermakna secara filosofis, adalah Kungfu yang secara mentalitas membentuk karakter praktisinya menjadi terbaik dalam segala hal, mengoptimalkan segala kemampuan dan dayanya secara maksimal. Diaplikasikan dimana pun, dalam kehidupan apalagi beladiri.

Membentuk karakter yang optimis, terus berkembang dan berjalan menuju kesempurnaannya (walau sempurna itu gak mungkin, tapi berusaha menuju ke sana). Kungfu Baji, tidak mengenal menghindar, mundur, atau mengelak, atau menangkis…Shifu dan Shiye bilang, “hanya maju dan maju”. Jadi diharapkan saat kita melangkah dalam mengerjakan sesuatu, pantang mundur, dg segenap upaya dan tenaga menyelesaikannya menjadi suatu kesempurnaan.

Kalau sifatnya yang memaksa, mendorong seseorang itu menyempurnakan segala aspek hal yang dikerjakannya. Kungfu Baji menurut beliau juga bersifat dinamis, TIDAK saklek, statis, dan kolot terhadap penyesuaian jaman, tantangan dan pertanyaan / permasalahan yang kian berkembang.

Kungfu ini, selalu berkembang, mengikuti pembawanya. Bergerak bersama pembawanya, mengikuti pola-pola kita, sampai kita menemukan sendiri dengan bentuk praktisinya. DINAMIS bentuk bisa berubah, namun prinsip dan filosofi yang dikandungnya sama.

 

Dalam satu kesempatan Shifu bilang, “Baji bisa dibawa dalam kehidupan kamu. Dengan membawanya dalam kehidupan, kamu dipaksa menjadi sempurna dengan apa yang kamu jalani. Ga ada mundur, hanya maju dan maju. Bisa diaplikasikan dalam pekerjaan, bersosialisasi, menghadapi orang tidak hanya dalam urusan berkelahi dan beladiri”

Beliau lanjut ….

“Itu makna dan filosofi sejati Kungfu Baji, menjadi sempurna dalam segala hal. Dinamis, mengembangkan diri ke segala hal dan kemana pun”.

Sistem dalam Kungfu Bajiquan

Saat menunggu Shifu latihan di Tianjin tahun 2017
Saat menunggu Shifu latihan di Tianjin tahun 2017

Dalam sistem Kungfu Baji Delapan Mata Angin (Selanjutnya kita sebut Bajiquan saja), sebenarnya tidak banyak jurus atau bentuk seperti sekarang dijumpai. Banyak praktisi Bajiquan awal, yang sebelumnya berlatih beladiri lainnya, membawa banyak Teknik-Teknik beladiri terdahulunya ke dalam Bajiquan  yang ia pelajari. Teknik-Teknik umum biasanya (tidak termasuk Teknik menggunakan senjata): Jinkang Bashi (latihan delapan emas), Baji Xiao Jia (Bajiquan bentuk kecil), Bajiquan (Bajiquan bentuk besar kadang disebut “Dajia atau Danda”), Baji Duijia / Duida (latihan berpasangan), dan Liu Da Kai (enam pembukaan besar).

Beberapa set yang sifatnya dilatih secara tertutup dan tidak dipertontonkan ke publik, diajarkan kepada anggota yang sudah sampai tahap tertentu. Kuada Bashi (delapan hantaman Kua), Rou Fa / Ruan Bajiquan (bentuk halus), dan teknik generating power Qiang (tombak), dan jurus tombak. Set ini cukup sulit, dan pembelajarannya cukup lama. Latihan akan diulang lagi dari awal, dan memasukan unsur internal yang dilatih pada gerakan-gerakan yang dilakukan sebenarnya.

 

Perkembangan Kungfu Baji di Masa Kini

Dalam beberapa dekade terakhir, kebanyakan pada masa pemerintahan Republik Rakyat Cina, banyak praktisi Bajiquan diangkat sebagai pengawal pejabat pemerintahan. Mungkin banyak yang bertanya apakah hal yang menjadikannya istimewa. Teknik Bajiquan  sangat efektif dan karenanya Teknik-Teknik itu merupakan Teknik yang sangat utama dalam sistem ini. Semua Teknik Bajiquan  sangat sederhana, lurus ke depan dan rapat. Bajiquan  memiliki Teknik kuncian, seorang praktisi Bajiquan dalam sesaat dapat mematahkan lengan lawan dengan hanya menyentuh lengannya dan secara tiba-tiba mengejutkan seluruh tubuh lawannya.

Tujuan utama dari latihan Kungfu Baji Delapan Mata Angin adalah untuk mengembangkan daya hantam sesaat. Setelah menguasai Teknik ini, beberapa teknik yang sangat efisien dapat dilakukan atau diimplementasikan. Karenanya Teknik pengerahan tenaga ini merupakan hal paling mendasar dalam sistem Bajiquan. Tanpa kekuatan ini, teknik Bajiquan tidak berbeda (atau bahkan lebih buruk) dari beladiri lainnya. Kekuatan yang sangat keras dan tajam dilepaskan. Dikatakan seorang pendekar Bajiquan yang sangat ahli dapat menggeser peluru senapan dari jarak dekat secara (tingkat ini sangat tidak biasa, jadi jangan pernah melakukan hal ini). Seperti kebanyakan Kung Fu lain, Bajiquan adalah sebuah sistem yang kompleks. Berdasarkan Teknik intinya, banyak teknik dikembangkan seperti menusuk, bantingan, dan melempar.

Untuk transfer materi sampai selesai saja, membutuhkan waktu tiga sampai lima tahun itu pun kalau rajin latihan. Setelahnya bukan berarti selesai latihan, anda masih harus memperdalamnya seumur hidup. Setajam apa keahlian anda, sejauh itu sejauh apa anda melatih semua pelajaran yang telah diberikan. Ungkapan yang diajarkan oleh seorang Paman yang juga sahabat saya ….

Mengetahui adalah satu hal ….
Mengerti adalah satu hal ….
Bisa melakukannya adalah satu hal ….
Melatihnya adalah satu hal ….
Menguasainya adalah hal yang berbeda lagi ….

Latihan aplikasi Baji Xiao Jia
Latihan aplikasi Baji Xiao Jia


Jadi tidak langsung tahu, otomatis langsung mengerti, tidak otomatis bisa melakukannya, melatihnya sendiri, bahkan langsung menguasainya.

Kurikulum Umum

Menunggu Shifu dan Shi Xiong di taman Qin Huang Dao 2018
Menunggu Shifu dan Shi Xiong di taman Qin Huang Dao tahun 2018

Kungfu Baji Delapan Mata Angin secara garis besar dibagi dengan tiga tahap latihan yaitu tahap awal, menengah, dan tahap lanjut. Tahapan ini bukan standar secara umum, karena pada dasarnya pelatihan dilakukan secara head-to-head karena kami awalnya adalah grup kecil yang memiliki konsep tradisional yang mirip satu keluarga. Berikut kurikulum yang digunakan di PEAS :

          1. Tahap Awal
            Pada tahap ini mencakup latihan-latihan dasar untuk body conditioning dan teknik dasar. Body conditioning meliputi:

            • Sikap dasar Zhan Zhuang
            • Latihan Fundamental
            • Latihan Jin gang Bashi (8 Penempaan Dasar)
          2. Tahap Menengah
            • Bajiquan Xiao jia (Bentuk kecil), latihan bentuk, generating power, dan aplikasinya
          3. Tahap Lanjut
            • Diajarkan Bajiquan Da jia (Bentuk Besar) beserta aplikasinya dan Teknik Da Qiang (Tombak besar). Setelah belajar Tombak Besar akan diajarkan sparring menggunakan tombak secara terstruktur. Ditahap ini juga diajarkan dasar-dasar Sparring

       

       

      Latihan di Qin Huang Dao bersama Shifu dan Shi Xiong
      Latihan di Qin Huang Dao bersama Shifu dan Shi Xiong

      Untuk semua tahapan diajarkan Push-hands ( Tuishou ) secara bertahap. Latihan tingkat lanjut, pendalaman tidak dapat ditentukan karena sifatnya lebih individual.

      Total masa latihan yang ditempuh siswa adalah sekitar 2,5 s/d 3 Tahun sampai tahap menengah, sampai selesai 5-6 tahun. Tergantung pencapaian dan penguasaan teknik sampai dinyatakan bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya.

      Latihan Kalas Baji Malam
      Latihan Kelas Baji Malam

      #kungfu #wingchunkungfu #kungfufighting #kungfulife #kungfumaster#kungfuschool #kungfustyle #kungfushaolin #kungfufighter #kungfutraining#kungfusansoo #kungfuwushu #kungfuindonesia #kungfusanda#kungfuclass #kungfuwingchun #kungfujakarta #bajiquan#bajiquanindonesia #bajiquanjakarta #kungfujkt #peasindonesia